Senin, 23 April 2012

Command & Conquer - Red Alert 2

Command & Conquer (sering disingkat sebagai C&C atau CNC) adalah permainan video waralaba, sebagian besar bergaya real-time strategy juga berdasar sebuah permainan menembak orang pertama atau first-person shooter pada awalnya. Serial Command & Conquer pertama kali dikembangkan oleh Westwood Studios antara tahun 1995 – 2003, selanjutnya pengembangannya diambil alih oleh Electronic Arts dengan likuidasi Westwood Studios pada tahun 2003.

Seri pertama diluncurkan secara global pada 31 Agustus 1995 dan dinamai dengan mudah yaitu Command & Conquer. Seri pertama ini berdasar pada permainan strategi yang dikembangkan sebelumnya oleh Dune 2. Seri ini pertama kali disegmentasikan untuk audiens Anglo-Saxon, yang kemudian diterjemahkan ke berbagai bahasa lain termasuk Jerman, Perancis, Spanyol, Korea dan Cina. Seri ini utamanya dikembangkan untuk komputer personal yang menjalankan sistem operasi Microsoft Windows, walaupun beberapa judul juga mempunyai berbagai versi konsol permainan video dan Apple Macintosh. Serial permainan ini dikembangkan pada berbagai versi dimulai dengan Tiberium Wars yang juga dikembangkan untuk Xbox 360. Permainan lepasan lain, Command & Conquer: Red Alert 3, juga dikembangkan untuk PC, Xbox 360, dan PlayStation 3.

Pada tahun 1999, Pemasar Amerika Serikat dan pengembang permainanan, Electronic Arts membeli Westwood Studios. Westwood ditutup pada 2003 dan digabung ke EA Los Angeles yang menjadi pusat pengembang permainan serial Command and Conquer ke depan. Beberapa pengembang asli Westwood bertahan di EA Los Angeles, tetapi sebagian besar membentuk Petroglyph Games.

Pada Juli 2009, Waralaba Command & Conquer terdiri dari delapan permainan dan sepuluh paket ekspansi (‘’expansion packs’’) dengan tingkat penjualan lebih dari 30 juta unit di seluruh dunia.

Screen Shoot : 


 




Berikut ini adalah tampilan awal untuk memulai permainan, terdapat beberapa pilihan menu pada tampilan awal ini.











Ini adalah tampilan dimana sebelum memulai permainan, kita di haruskan untuk memilih satu dari beberapa negara, yang mana negara tersebut akan kita mainkan sebagai negara kita untuk menjadi negara yang kita bela dalam permainan ini.









Setelah anda memilih negara yang anda inginkan, sekarang saatnya anda harus secepat mungkin untuk membuat sebuah markas/base, ketika anda telat untuk membuat sebuah base maka anda akan di serang oleh negara lain.









Sumber :
http://coretan-fauzi.blogspot.com/2012/02/red-alert-2-pc-game-full-version.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Command_%26_Conquer

Minggu, 15 April 2012

Game Engine

Game engine adalah sebuah sistem software yang dirancang untuk pembuatan dan pengembangan suatu video game. Game engine ini dirancang untuk bekerja pada beberapa konsol video game, dan sistem operasi desktop seperti Linux, Microsoft Windows, dan Mac OS. Fungsi utama yang disediakan oleh game engine ialah mesin render untuk grafik 2D dan 3D, audio, animasi, scripting, kecerdasan buatan, jaringan, dan masih banyak lagi.

Contoh-contoh Game Engine
1. Freeware game engine/open source game engine
  • Blender
  • Golden T Game Engine (GTGE)
  • DXFramework
  • Ogre
  • Aleph One
  • Axiom Engine
  • Allegro Library
  • Box2D
  • Build Engine
  • Cube
  • Cube 2
  • DarkPlaces
  • jMonkeyEngine (jME)
  • Panda3D
  • Sphere
  • Unreal Engine
2. Commercial engines/game engine berbayar (komersial)
  • Alamo
  • A.L.I.V.E
  • BigWorld
  • DXStudio
  • Dunia Engine
  • Euphoria
  • GameStudio
  • Jade Engine
  • Jedi
  • Medusa
  • RPG Maker VX
  • RPG Maker XP
  • RPG Maker 2003
  • RPG Maker 95
  • Vision Engine

Mostly-ready game engines

Engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer/programer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model, texture dan lain-lain. Banyak dari mereka yang sudah benar-benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama. Game engine semacam ini memiliki beberapa batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar-benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis dan masih memungkinkan game engine-nya tersebut untuk mengoptimalkan kinerja game-nya. Contoh tipe game engine seperti ini adalah Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Dengan hal ini dapat menyingkat menghemat waktu dan biaya dari para developer game.


Roll-your-own game engine

Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine-nya sendiri. Mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Di sisi lain, mereka kadang menggunakan library komersil atau yang open source. Terkadang mereka juga membuat semuanya mulai dari nol. Biasanya game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar diberikan secara gratis, juga memperbolehkan mereka (para developer) lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Tower Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine-nya, hanya untuk ditulis ulang semuanya dalam beberapa hari  sebelum penggunaannya karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.

Sumber :http://hafidsun.wordpress.com/2012/03/11/apa-itu-game-engine/